“Oh Manis Ku”
kucingku
yang lucu
bulu
mu begitu lembut
menyentuh
kulitku
dirimu
selalu menemaniku
membuatku
merasa rindu
setiap
hari kau kutinggal pergi sekolah
hingga
kau sendirian dirumah
aku
selalu menceritakan mu kepada temanku
karena
aku sangat menyayangimu.
tak
sabar ku menanti bel pulang berbunyi
untuk
segera bertemu dengan mu
(tet......tet.....tet...)
bel
pun berbunyi
horeee......horeee.......
aku
menyambutnya dengan gembira
lalu
aku menggendong tas ku
setibanya
dirumah ku buka langsung pintu rumahku
betapa
kagetnya aku tak melihat dirimu
aku
langsung bertanya pada ibuku
kemanakah
engkau wahai manis ku
ternyata
tak seorang pun tahu dimana keberadaanmu
lalu
aku menangis tersedu-sedu
oh
manisku dimanakah dirimu.......?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar