Selasa, 05 Januari 2016

Prosa ( Puisi Anak )

“Kucing Ku yang Hilang”
Namaku Nina, aku kelas V SD. Aku mempunyai hewan peliharaan, dan memberi dia nama si manis. Si manis mempunyai bulu yang sangat lembut, yang selalu membuat aku rindu untuk memeluk dan mengelus-elusnya. Dia selalu menemani hari-hariku, itu yang membuatku semakin menyayanginya.
Setiap hari aku pergi ke sekolah, disekolah aku selalu memikirkan si manis karena dia selalu kutinggal sendiri di rumah. Aku selalu menceritakan si manis kepada teman-temanku di sekolah, itu bukti bahwa aku bangga dan sangat menyayanginya. Aku selalu tak sabar menanti bel pulang berbunyi. Karena aku ingin segera bertemu dengan si manis dan berbagi cerita disekolah kepadanya.
Tak terasa bel pulang pun berbunyi, aku menyambutnya dengan penuh kegembiraan. Aku segera membereskan buku dan alat tulisku kemudian menggendong tasku dan bergegas pulang ke rumahku.
Walaupun sedikit lelah aku membuka pintu rumah dengan hati yang riang gembira. Manis.....manis teriakku memanggilnya, tapi dia tidak menghampiriku. Ku ulang lagi panggilan itu dengan nada yang lebih keras, manis.....manis...... Dimanakah dirimu? Tetap saja dia tidak menghampiriku. Aku masuk kedalam rumah dan menghampiri ibuku, aku menanyakan keberadaan si manis. Tapi ibu juga tidak melihatnya, aku begitu kaget mendengar penjelasan dari ibu. Aku tidak percaya begitu saja, aku tetap mencarinya disekeliling rumah dan menanyakan kepada tetanggaku, namun tidak ada satupun dari mereka yang mengetahuinya.
Aku semakin merasa sedih dan kecewa, dan selalu terngiang dalam pikiranku, kemanakah simanis pergi. Pertanyaan itu terus aku ulangi hingga aku menyadari bahwa si manis telah pergi meninggalkanku. Aku pun menangis tersedu-sedu karena aku sangat menyayangi si manis.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar